Page 7 - WAB_053
P. 7

WARTA UTAMA



           PENGHORMATAN



           MARTABAT MANUSIA




           Oleh: Julius Saviordi





                 ika membicarakan ARDAS KAJ 2002-              berdoa yang baik, tetapi juga bagaimana
                 2006, maka pertama-tama kita perlu            mengungkapkannya dalam tindakan nyata.
           J memperhatikan tentang identitas KAJ               Seperti pada waktu kita membuat tanda salib,
           sebagai persekutuan dan gerakan. Artinya            ada dimensi yang vertikal dan horizontal. Kita
           identitas kita dibangun dari komunitas hidup        ingin mengungkapkan iman kita langsung
           bersama dan ada sesuatu yang mau kita               kepada Tuhan dan pada saat yang bersamaan
           lakukan sebagai gerakan. Dengan berlandaskan        horizontal relasi kita dengan sesama, dengan
           spiritualitas Ekaristis kita berjuang untuk         dunia, bahkan dengan diri kita sendiri.
           semakin mengasihi, semakin peduli dan               Penegasannya adalah pada bagaimana kita
           semakin bersaksi. Fokusnya adalah demi cinta        menghayati iman dalam refleksi yang sifatnya
           Tanah Air. Pelaksanaannya adalah dengan             horizontal kepada kehidupan dan komunitas
           melaksanakan nilai-nilai Ajaran Sosial Gereja       kita.
           dalam setiap sendi kehidupan.
                                                                       Ajaran Sosial Gereja kata kuncinya

                   Apakah Gereja sama dengan                   adalah: (1) sebagai refleksi; (2) baca tanda-
                   lembaga sosial masyarakat?                  tanda zaman; (3) pedoman. Misalnya: apa yang
                                                               bisa kita lakukan sebagai pemulihan pasca
                  Apa bedanya? Kita sama-sama                  pandemi? Dengan kacamata berangkat dari
                     menolong orang lain. Apa                  optimisme menuju pengharapan, walaupun
                  bedanya kita dengan gerakan-                 di hadapan kita mengalami situasi sulit. Tidak
                      gerakan yang dilakukan                   mudah. Sudah ada paroki yang tidak sanggup
                  berbagai pihak? Sebagai orang                lagi membiayai dinamika parokinya sama
                  Katolik, apa yang kita lakukan               sekali, sehingga membutuhkan subsidi dana
                   dalam gerakan, pasti berakar                dari keuskupan dan paroki-paroki lain. Ini tanda
                                                               awal: ada tanda-tanda zaman. Lalu kita buat
                   dari pengalaman iman. Kata                  refleksi. Pasti bukan karena motivasi sosial saja,
                     kuncinya: iman. Iman itu                  tapi karena ada pengalaman iman: apa yang
                   yang menggerakkan kita dan                  harus kulakukan sebagai orang Katolik?
                 membuat kita berani melakukan
                    segala sesuatu yang baik.                          Ajaran Sosial Gereja adalah sebagai
                 Karena Tuhan sayang pada kita,                pedoman yang akan menjadi pegangan/tolok
                  maka kita bisa berbuat sayang                ukur. Kalau kita mengatakan bahwa saya
                                                               adalah warga negara yang baik, wujudnya apa?
                         kepada orang lain.                    Di dalam lalulintas, misalnya, saya menaati.
                                                               Jika ada lampu merah, saya berhenti. Apakah
                  Apa yang dimaksud dengan Ajaran              kita hanya sekedar ingin mengikuti petunjuk-
           Sosial Gereja? Gereja yang kita hayati adalah       petunjuk itu? Bukan. Kita ingin mengungkapkan
           Gereja Katolik seperti yang kita akui dalam         identitas kita sebenarnya sebagai warga negara.
           Aku Percaya, yaitu gereja yang Kudus, Katolik       Bukan karena kita takut dihukum, melainkan
           dan Apostolik. Tetapi Gereja tidak hanya            untuk kebaikan bersama. Jika lampu merah
           bicara tentang iman. Sebagai orang kristiani,       tetap jalan, bisa terjadi kecelakaan. Di balik
           identitas itu harusnya bisa kita nyatakan dalam     tanda/pedoman, ada yang mau ditawarkan.
           perbuatan. Kita tidak hanya bicara tentang          Dalam refleksi iman juga begitu.




                                                                                                   WARTA AMBROSIUS     7
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12