Page 8 - WAB_053
P. 8

Di dalam Ajaran Sosial Gereja,
                                                                              sebenarnya banyak nilai yang
                                                                              ditawarkan. Dalam 5 tahun
                                                                              ARDAS KAJ ada 5 nilai yang
                                                                              diperhatikan supaya kita bisa
                                                                              fokus mau merefleksikannya
                                                                              bagaimana:


                                                                              1.     Martabat manusia
                                                                              2.     Kesejahteraan bersama
                                                                              3.     Solidaritas dan subsidiaritas
                                                                              4.     Kepedulian lebih kepada
                                                                                     yang lemah dan miskin
                                                                              5.     Keutuhan alam ciptaan


                                                                              Jika digambarkan sebagai
                                                                              lingkaran di dalam lingkaran,
                                                                              maka penghormatan martabat
                                                                              manusia adalai nilai paling
                                                                              dalam/dasar dari nilai-nilai yang
                                                                              lain. Dari manakah nilai-nilai
                                                                              ini bisa kita sarikan? Apakah ini
                                                                              nilai-nilai yang diajarkan Yesus
                                                                              atau bukan? Jawabannya adalah:
                                                                              berangkat dari refleksi iman
                                                                              dalam kitab suci. Memang bukan
                                                                              karena refleksi kita saja sebagai
                                                                              manusia, melainkan karena
                                                                              dituntun Tuhan.



                                                                               Di dalam Markus 12:30-31
                                                                              tertulis “Kasihilah Tuhan, Allahmu,
           id.pinterest.com/pin/475340935667929941/
                                                                              dengan segenap hatimu dan
                                                               dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal
           Ajaran Sosial Gereja menurut Paus Fransiskus        budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan
           adalah “prinsip, pedoman, ukuran bagi budaya        hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu
           peduli demi perdamaian untuk ambil tindakan         manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum
           yang tepat sebagai orang Katolik”. Maksudnya        lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”
           adalah: ada tanda-tanda di dunia kita. Lalu apa     Jadi ada 2 hukum. Pertama adalah kasihilah
           yang kita perjuangkan dengan adanya tanda-          Tuhan, Allahmu. Kedua adalah kasihilah
           tanda itu? Peduli. Kepedulian itu adalah demi       sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
           kita mengambil tindakan yang tepat sebagai          Kalimat ini bisa direfleksikan sebagai: mengasihi
           orang Katolik.                                      Tuhan, mengasihi sesama, dan mengasihi
                                                               diri sendiri. Di balik “kasihi sesamamu”, di
                  Nilai Ajaran Sosial Gereja akan menjadi      dalamnya ada termasuk nilai “bagaimana kita
           akar. Kalau akar kuat maka akan tumbuh dahan,       mengasihi diri sendiri”. Artinya jika kita tidak
           kemudian ranting, kemudian daun dan akhirnya        bisa mengasihi diri sendiri, bagaimana bisa
           berbuah. Demikian juga dengan Ajaran Sosial         mengasihi sesama? Bagaimana bisa mengasihi
           Gereja: akan menjadi nilai-nilai praktis yang       Tuhan? Di dalam Penghormatan Martabat
           baik. Yang bisa diukur. Tapi jangan jatuh ke        Manusia pertama-tama adalah kita harus
           dalam ‘ukuran’ tersebut. Ukuran hanya sarana        mengasihi diri sendiri. Yesus sendiri sudah
           untuk mengetahui apakah kita punya iman yang        memberikan teladan. Tuhan Yesus mengawali
           mendalam.






     8     WARTA AMBROSIUS
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13